Every journey always begins with one step, Semua perjalanan bermula dari satu langkah kaki ....

Minggu, 04 Desember 2016

Jangan Lagi

Jangan mengacau lagi...
Jangan kali ini...
Dengarkan lagi suara-suaranya,
Lihat lagi sejuk wajahnya...
Ingat lagi seluruh rencana untuknya...

Kali ini, tenang dan bersabarlah...
Untuknya, peri penghias hidupmu..


-Catatan Perjalanan Hidup-

Bidadari Kecil

Hai, aku benar benar tidak tau darimana asalnya perasaan ini. Saat kamu melihat seorang anak kecil terbaring tenang, mukanya menunjukan sebuah ketenangan. Entah, aku tak kuasa menahan haru itu. Ia begitu lucu, menggemaskan. Apakah memang ini rasa dari Tuhan untuk setiap manusia?. Untuk selalu menyayangi darah dagingnya sendiri?.

Ya Allah, terimakasih atas semua nya. Bidadari kecil ini sungguh mendamaikan, menyejukan.

Dan pasti Ayah akan selalu menjagamu :-)






-Catatan Perjalanan Hidup-

Senin, 14 November 2016

14 November 2016

Disini aku masih duduk sendiri ditengah lalu lalang orang. Menunggu di gate C3 tempat pesawat akan membawaku ke tanah seberang. Pagi tadi sebuah berita yang tak terduga sekaligus menggetarkan hati membawaku ke kembali ke tempat ini. Persinggahan sementara hingga aku bertemu darah dagingku. 

Bandara Soekarno Hatta terminal 1, semoga tak lelah menjadi saksi bagaimana mobilitasku akhir akhir ini untuk berkunjung ke tanah seberang untuk mengantar belahan hati dan buah hati di tanah nenek moyangnya. Orang orang sibuk dengan aktivitasnya sendiri. Berjalan cepat takut tertinggal pesawat, duduk menunggu pesawat terbang, hingga tiduran karena terlalu lama menunggu. Hari ini aku satu dari ribuan orang di bandara ini, menunggu dipanggil untuk masuk ke dalam pesawat tempat akan membawaku ke dimensi ruang dan waktu yang berbeda. 

Malam tadi, 13 November 2016 aku sedang dalam perjalanan dari rumah orangtua di Purworejo untuk kembali ke Jakarta. Kereta Sawunggalih Malam, yang kesekian kalinya, menjadi teman setiaku untuk mengantar kembali ke ibu kota. Entah ketika masih sendiri meski saat pulang berdua. Berita tak terduga datang darimu, mengabarkan tentang kontraksi sebagai tanda siapnya buah hati kita untuk melihat dunia. Aku terkejut, jelas. Tak ada angin tak ada hujan. Pun masih ada beberapa hari dari hari perkiraan dokter. Aku pun santai awalnya karena menganggap masih ada beberapa hari lagi. Ternyata, takdir berkata lain. Bayi kita sudah ingin melihat dunia. Ia tak sabar bertemu orang tuanya dan menjadi warna kehidupan kita kelak. Kamu bilang sudah pembukaan 1. Aku pun segera mengatur jadwalku esok hari. Bagaimana jika kamu benar melahirkan malam atau esok hari?

Minggu, 06 November 2016

Gak Masalah Apapun Jurusan Kamu

Masa depan itu gak ada yang tau. Hanya Tuhan yang tau gimana bakalnya masa depan kita. Bener banget deh kata kata ini. Kayak sebuah buku, orang gak akan bisa menebak lanjutan ceritanya sebelum ia membaca kata demi kata, lembar demi lembar isi buku itu. Kayak hidup ini pun begitu, kita baru akan tau cerita kehidupan selanjutnya saat kita menjalani hidup ini waktu demi waktu. 

Well, siapa yang bakal nyangka, aku kini bekerja di bidang Human Resources di sebuah perusahaan manufaktur?. Gak ada!. Aku pun juga, gak bakal mengira aku akan menggeluti dunia ke-HRD-an yang identik dengan mereka yang lulus dari jurusan Psikologi, Hukum, atau Manajemen. Hampir semua orang terkejud kalau tau aku bukan dari jurusan-jurusan itu. Pertanyaannya kok bisa?. Nah ini, aku pun gak terlalu paham bagaimana rencana Tuhan menggerakan ini semua. Bekerja di bidang yang tidak ada kaitannya dengan jurusan semasa kuliah memiliki banyak cerita tersendiri. Dari banyak cerita itu, kini aku sadar betul kalimat seseorang yang aku masih ingat sampai sekarang. Aku dengar kalimat ini ketika aku masih kuliah dulu. Intinya, jurusan tidak bisa menjadi tolak ukur akan menjadi apa kita kelak nantinya. Selama kita enjoy dan passionate di bidang yang kita sukai, meski tak sesuai dengan jurusan kita kuliah, go ahead, lanjutkan. Sehingga, selalu aku bilang jika jurusan apapun itu adalah bagus. 

Aku baru saja pindah perusahaan bulan Agustus lalu. Perusahaanku yang baru adalah perusahaan automotive, bikin mobil kerjasama antara US dengan China. Aku pengen nulis bagaimana beberapa perjalanan hidupku yang unik dan yang masih aku ingat dari seorang lulusan Sarjana Perikanan anak kampung, hingga sekarang bekerja di bidang HRD. 

Read Also